Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan

Novel Sukuh: Misteri Portal Kuno di Gunung Lawu Karya Rizki Ridyasmara

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Kamis, 05 Juli 2012

SUKUH : Misteri Portal Kuno di Gunung Lawu
sebuah novel dari Rizki Ridyasmara

Gunung Lawu sejak tahun 1970-an terus berada dalam pengawasan intensif NASA terkait penelitian terhadap Portal Kuno. Di tahun 1995, NASA mendeteksi adanya sebuah sinar putih misterius yang memancar dari pusat mistis Jawa tersebut hingga jauh ke luar angkasa. Setahun kemudian, NASA mengerahkan 60 paranormal dari berbagai negara untuk melakukan penyelidikan spiritual di beberapa titik di Jawa Tengah. Mereka berpencar di sekitar area Gunung Merapi, Gunung Lawu, Gunung Dieng, pantai Parang Tritis, dan sebagainya.

Dalam “The Lost Symbol”(2009), Dan Brown menulis, “Pada 1991, sebuah dokumen disimpan dalam brankas Direktur CIA. Saat ini, dokumen tersebut masih ada di sana. Teks tersandinya antara lain menyebutkan portal kuno dan lokasi tak dikenal di bawah tanah. Dokumen itu juga berisikan frasa, “Terkubur di suatu tempat di luar sana.” Di sekitar Gunung Lawu, portal-portal kuno tersebut memang masih terbenam dikedalaman bumi.

Semua organisasi dalam novel ini sungguh-sungguh ada seperti Specola Vaticana, Illuminaty, Freemasonry, dan Freedom Fighter. Segala ritual, nama dan lokasi candi, relief yang ada, garis Ley, Vortex Gate, Kubah Kiamat, dan literatur kuno di dalam novel ini adalah NYATA. []


======================

:hi:, udah lama gak posting ke blog ini berhubung koneksi lagi wuswus kayak pesawat jet jadi apa salahnya saya berbagi informasi dan promosi :peace:. Yup penggalan paragraf diatas adalah sinopsis singkat dari Novel terbaru karya Rizki Ridyasmara novel yang berjudul Sukuh: Misteri Portal Kuno di Gunung Lawu novel ini bisa dibilang novel yang sudah ditunggu lama dan novel yang beberapa kali mengalami pengunduran jadwal launching, beberapa kali dikabarkan akan launch akhir tahun 2011/awal tahun2012 tetapi akhirnya diundur hingga akhir Mei, tapi (lagi) pihak manajemen Coopex 70 sebagai penerbit memutuskan untuk meLaunching novel ini pada:
  • Tanggal 8 Juli 2012
  • Pukul 14.00 sampai selesai
  • Tempat Gramedia Depok 
Pesan diatas saya CoPas dari grup fb Sukuh: Misteri Portal Kuno di Gunung Lawu by Rizki Ridyasmara :hoho:
INFO DARI MANAGEMENT COOPEX 70

LAUNCHING NOVEL
SUKUH, MISTERI PORTAL KUNO DI GUNUNG LAWU
karya: Rizki Ridyasmara (pengarang Jacatra Secret & The Escaped)

Hari Minggu tanggal 8 Juli 2012
Pukul 14.00 sampai selesai
Tempat: Gramedia Depok

BE THERE....!!!
                                 
http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/528242_10150945009328547_392674262_n.jpg 
  

:ehem:buat anda-anda yang udah pernah baca novel The Jacatra Secret nya Pak Rizki Ridyasmara, jangan khawatir karena novel ini bisa dibilang sekuel The Jacatra Secret karena tokoh utamanya adalah DR. John Grant sang pakar simbologi, yah walaupun Angelina Dimitreia akan.. akan apa hayo :hmm:. Selebihnya gak enak kan kalo saya ceritain nantinya gak seru (lagian saya juga belum selesai bacanya) :yareyare:.

Oh iya sampe kelupaan :malu:, harganya berapaan?  Harga novel ini sendiri saya beli Rp85.000 gak tau tuh kalo nanti dateng di Launch nya kalo yang indent dari beberapa bulan-bulan-bulan yang lalu pastiya lebih murah :hehe:.

http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s480x480/295145_422987131074095_786722371_n.jpg

Sebagai tambanhan kayaknya buku yang layak jadi pegangan sambil baca novel ini ya Eramuslim digest edisi koleksi 11 walaupun bisa dibilang Eramuslim digest adalah buku yang langka.

http://plaza.eramuslim.com/foto_prod/coverdepan_edisi11kecil.jpg

Hosh, kayaknya segitu dulu postingan kali ini :keringat:, ternyata ngetik + CoPas itu butuh perjuangan terutama mengumpulkan data-datanya :terharu:.
Kalo ada yang mau di tanyakan, mengkritik, saran, silahkan isi saja kotak komentar dibawah .Sampe ketemu dipostingan lainnya ya :bye:.
More about → Novel Sukuh: Misteri Portal Kuno di Gunung Lawu Karya Rizki Ridyasmara

Tembok Apartheid Israel

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Sabtu, 25 Juni 2011

Sebuah tembok dengan panjang beratus kilometer dibangun oleh Israel. Tembok itu, bukan saja untuk mengamankan Zionis Israel, tapi juga untuk membunuh masyarakat Palestina.


16 Juni 2002, sejak saat itu keadaan tak pernah sama lagi untuk rakyat Palestina. Pembangunan tembok apartheid yang memisahkan Palestina, mulai dibangun pada hari itu. Kita nyaris tak pernah tahu, bahwa Zionis Israel telah berencana membangun tembok yang memisahkan tanah Palestina yang satu dengan yang lainnya.

Israel berencana membangun tembok sepanjang 721 kilometer , dengan tinggi 25 kaki atau hampir 8 meter. Dalam jarak tertentu, dibangun sebuah tower, tempat tentara-tentara Israel yang biadab berjaga dan mengintai. Sepanjang tembok dipasangi alat pendeteksi panas tubuh manusia, camera pengintai infr merah, dialiri listrik dan sniper yang siap memuntahkan peluru-peluru tajamnya.

Hari ini, proyek pembangunan tembok biadab yang memisahkan ayah dengan anaknya, istri dengan suami, dan keluarga Palestina, sudah terbangun lebih dari 50%. Sepanjang 80% tembok akan dibangun dan mencaplok tanah Palestina di Tepi Barat. Hanya 20% saja tembok yang dibangun sesuai batas tanah yang ditentukan PBB sejak tahun 1967 silam.

Israel telah megeluarkan dana kurang lebih 3,7 milyar dolar Amerika untuk membangun tembok yang membelenggu muslim Palestina. Padahal, sebesar 230 km2 yang dicaplok untuk pembangunan tembok ini adalah tanah-tanah subur milik kaum Muslimin di Tepi Barat. Arti lain dari pencaplokan tanah subur ini adalah, semakin tersedotnya sumber air bersih untuk warga Palestina.

Sebanyak 60.500 kaum Muslimin Palestina yang terpisah-pisah karena terbangunnya tembok biadab Israel ini. tembok ini membentang dan membelah 42 kota dan perkampungan yang dilaluinya. Sebanyak 12 kampung dengan 31.400 orang penduduknya terkepung tanpa bisa kemana-mana atau diakses oleh siapapun. Makanan tak ada. Obat-obatan pun langka. Selimut untuk menghalau dingin yang menggigit, benar-benar seadanya. Listrik, apalagi, jangan pernah ditanya.

Tapi tak satupun dari negara-negara Islam yang membela rakyat Palestina dengan cara menolak pembangunan tembok apartheid yang masih terus berlangsung ini. Tak ada pernyataan dari Organisasi Konferensi Negara-negara Islam seperti OKI. Bahkan Persatuan Bangsa-bangsa mengizinkan dengan alasan menjaga dan melindungi warga Israel dari ancaman. Mahkamah Internasional di Hague, pada 9 Juli 2004 malah mengakui dan mengakomodasi pembangunan tembok biadab ini dalam hukum Internasional. Apakah ini yang disebut keadilan?




Di dalam tembok-tembok yang didirikan itu, berpuluh ribu rakyat Palestina hidup dengan sengsara. Sementara di sisi lain tembok. Akan dibangun pemukiman-pemukiman baru warga Yahudi. Berdasarkan perencanaan tata kota Israel Raya, 76% wilayah pemukiman Israel akan dibangun di wilayah tersebut.

Dulu sekali, ketika Tembok Berlin masih berdiri, seluruh penduduk dunia seolah-olah memiliki kepedulian yang sama. Mereka ingin tembok yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur itu diruntuhkan, karena tidak sesuai dengan rasa keadilan dan perdamaian. Dulu sekali, ketika Tembok Berlin masih berdiri, negara-negara bersatu padu melakukan berbagai cara, dari yang legal, sampai ilegal, bahkan konspirasi untuk meruntuhkan tembok tebal tersebut.

Hari ini, reruntuhan Tembok Berlin dijual dan disimpan sebagai souvenir dan prasasti runtuhnya kezaliman, tumbangnya diktatorian dan menangnya keadilan. Tapi hari ini, di saat yang sama, semua dunia berdiam diri dengan pendirian Tembok Palestina yang semakin tinggi dan bertambah panjang saja. Tembok-tembok itu telah memisahkan rakyat Palestina dari keluarganya. Tembok itu telah menghancurkan penghidupan rakyat Palestina. Anak-anak menjadi bodoh, karena terhalang untuk bersekolah. Bahkan setiap hari, bayi-bayi terus mati karena sang ibu yang akan melahirkan harus melewati sekian chek point atau pos pemeriksaan yang tidak gampang. Mereka melahirkan di tengah jalan, dan berujung dengan kematian.

Apakah tak ada yang bergerak untuk meruntuhkan dan menolak pembangunan ini? Setiap hari tembok ini semakin panjang dan tinggi. Seharusnya kita bisa melakukan banyak hal untuk menentangnya. Membuat dan mengirim petisi, menandatangani dan mendukung Amnesty Internasional melawan pembangunan tembok ini, atau menggelar tabligh-tabligh dan memberitahu, bahwa ada tembok setinggi 8 meter dengan panjang 721 kilometer yang membelenggu saudara kita di Palestina.

Tukang-CoPas yang baik mencantumkan sumber ^^
Di ketik ulang (CoPas) oleh Rizal.                              
Sumber: Buku “Membongkar Rencana Israel Raya” Herry Nurdi. Catatan kaki No.1 halaman 196-198.



 
Note: ternyata tulisan ini sudah ada sejak lama (sekitar 2010) berarti saya telat hihihi, tidak apa-apa lah mudah-mudahan postingan ini mengingatkan kita kembali pada Palestina.
More about → Tembok Apartheid Israel

COCA COLA COMPANY DAN YAHUDI

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Sabtu, 28 Mei 2011

Sebenernya tulisan ini sudah ada sejak lama (ada di fb saya maupun di dunia maya ini tepatnya 01 Mei 2010), tapi ya biarlah info bagi yang kesasar ke blog ini + info bagi yang belum tahu hihihi. Cekdisout!
More about → COCA COLA COMPANY DAN YAHUDI

Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (Tamat)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Selasa, 17 Mei 2011

 

Jubah pendeta Jepang Sama Dengan Jubah Pendeta Yahudi
Bibel mengatakan bahwa ketika David membawa tabut ke Yerusalem; “David berpakaian jubah yang terbuat dari linen halus” (Kejadian 1 15:27). Begitu pula dengan para pendeta dan paduan suara. Dalam Bibel berbahasa Jepang, ayat ini diterjemahkan menjadi “jubah dari linen putih”.

Pada masyarakat Israel kuno, meski pendeta tinggi mengenakan jubah berwarna, para pendetanya atau Rabi umumnya mengenakan linen putih. Para pendeta mengenakan pakaian berwarna putih pada acara-acara suci. Begitu pula dengan para pendeta Jepang, mengenakan jubah putih di setiap acara suci.

Di Ise-jingu, salah satu kuil tertua di Jepang, semua pendeta mengenakan jubah putih. Dan di banyak kuil Shinto lainnya di Jepang, orang-orang mengenakan jubah putih saat mengangkut “Omikoshi”, persis seperti yang dilakukan Yahudi. Para pendeta Budha mengenakan jubah berwarna yang mewah. Tapi dalam agama Shinto Jepang, putih dianggap sebagai warna paling suci.

More about → Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (Tamat)

Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (3)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 

Simbol Bintang David sebagai simbol kuno bangsa Yahudi juga bertebaran di Ise-jingu, kuil Shinto untuk Imperial House of Japan. Ise-jingu di prefektur Mie, Jepang, merupakan sebuah kuil Shinto yang dibangun untuk Imperial House of Japan. Pada kedua sisi jalan menuju kuil tersebut terdapat lampu-lampu yang terbuat dari batu. Di setiap lampu terdapat ukiran bintang david, dekat bagian puncaknya. Hiasan  yang digunakan di bagian dala m kuil di Ise-jingu juga bintang david. Ini telah ada sejak zaman kuno. Di prefektur Kyoto, ada kuil “Manai-Jinja”, sebuah Kuil Ise-jingu asli. Bentuk bintang david juga berserak di kuil ini. Sinagog-sinagog bangsa Yahudi yang tersebar di Eropa sejak zaman dulu juga mengukir hiasannya dengan bentuk bintang david, sama seperti yang ada di Jepang. 

More about → Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (3)

Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (2)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 

Mengapa permainan Yu-Gi-Oh! yang sarat dengan simbol-simbol ritual Mesir Kuno Kabbalah (dan kemudian diadopsi oleh Bani Israel sebagai ritual keagamaannya) bisa muncul dari tanah Jepang? Bukankah orang Jepang memiliki kepercayaannya sendiri yang diberi nama Shintoisme dan orang-orang Israel juga memiliki kepercayaannya sendiri yang dinamakan Agama Yahudi dengan kitab Talmudnya? Mengapa keduanya bisa bertemu dalam Yu-Gi-Oh! Game?

Pertanyaan ini menemukan sebuah jawaban menarik dari dua peneliti sejarah Jepang-Yahudi yakni Pendeta Arimasa Kubo dan Joseph Eidelberg. Kedua bangsa yang sepertinya beda, Jepang dan Yahudi, ternyata memiliki banyak kesamaan dalam tradisi kunonya, bahkan diyakini masih satu hubungan darah.
Yang pertama bernama Arimasa Kubo. Dia merupakan orang Jepang asli yang dilahirkan di kota Itami di Hyogo tahun 1955 dan lulus dari Tokyo Bible Seminary pada tahun 1982. Di usia ke -22 tahun Arimasa Kubo telah mendapat kepercayaan untuk memimpin majalah penginjilan Remnant dan melakukan pelayanan di Gereja Tokyo selama enam tahun. Saat ini, Pendeta Arimasa Kubo memimpin Remnant Publishing dan pengajar tetap di Bible and Japan Forum.

Arimasa Kubo melakukan penelitian mendalam atas tradisi asli bangsa Jepang dan Yahudi. Dia menemukan banyak kemiripan antara keduanya hingga meyakini jika leluhur bangsa Jepang sebenarnya masih berdarah Yahudi dari suku yang hilang. Hasil penelitiannya ini dituangkan dalam banyak artikel dan buku. Salah satunya buku berjudul “Israelites Came o Ancient Japan”.
Sedangkan yang kedua, Joseph Eidelberg yang merupakan peneliti berdarah Yahudi yang menulis buku “The Biblical Hebrew Origin of the Japanese People”.  

Di bawah ini Kami paparkan sebagian kecil kemiripan antara tradisi kuno bangsa Jepang dengan tradisi kuno bangsa Yahudi atau Bani Israel yang berasal dari buku Pendeta Arimasa Kubo tersebut.

More about → Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (2)

Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (1)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

CoPas lagi, kali ini tetap saya ambil dari situs Eramuslim.com rubrik konspirasi. (sebenernya saya juga punya kartu yugioh di rumah hihihihi) cekdisout!

 

Apakah Anda memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah, apakah itu Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), atau bahkan hingga di Sekolah Menengah Atas (SMA)? Jika iya, maka jika Anda perhatikan sejak beberapa bulan lalu hingga kini, ada satu permainan kartu bergambar asal Jepang yang sangat digemari anak-anak Indonesia, dan juga mungkin belahan negara lain. Permainan kartu itu disebut Yu-Gi-Oh!, yang mengklaim diri sebagai Trading Card Game. Di Indonesia, tren permainan ini juga disemarakkan dengan pemutaran film kartunnya yang disiarkan stasiun teve swasta, awalnya RCTI, lalu SCTV, dan sekarang  Indosiar setiap hari Ahad pukul 11.30 wib. 

Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga karya Kazuki Takahashi yang muncul sejak tahun 1996, yang menceritakan sebuah petualangan seorang anak lelaki penyendiri yang jago dalam sebuah game bernama Yugi Mutou. Suatu hari ia diberi hadiah oleh kakeknya sebuah kotak yang berisi kepingan-kepingan Puzzle kuno, yang disebut Millenium Puzzle. Setelah bertahun tahun kemudian Yugi berhasil menyusunnya dan roh yang berada di dalam permainan itu berhasil keluar dari kartu dan merasuki tubuh Yugi. Ini menyebabkan Yugi punya “pendamping” dan mengubah anak tersebut menjadi pribadi yang baru yang disebut Yami Yugi, atau The Dark Yugi.

Di Jepang, permainan ini sukses besar, hingga merambah sukses juga di Amerika dan Kanada. Lalu seperti yang sudah-sudah, jika sukses di Amerika, maka juga dipastikan akan “menjajah” dunia, termasuk Indonesia yang masuk di tahun 2002. Yu-Gi-Oh! Sekarang kita kenal dalam berbagai versi di bawah bendera Konami, seperti game PC, komik manga, Playstation dan sebagainya, dan juga kartunya. Di Indonesia, komik Yu-Gi-Oh! diterbitkan PT. Elex Media Komputindo.

Di dalam tulisan ini Kami tidak mengupas soal bagaimana cara memainkan Yu-Gi-Oh! yang bagi orang dewasa mungkin melihatnya cukup rumit namun banyak anak-anak malah banyak yang hafal di luar kepala. Kami akan mengulasnya dalam perspektif The Mind Control yang dilakukan para Konspiran Globalis, seperti yang mereka sisipkan dalam berbagai produk Walt Disney dan sejenisnya, yang menggunakan bahasa simbol untuk meracuni otak dan pikiran anak-anak. Jika serial Harry Potter oleh para pemerhati pendidikan di Barat disebut sebagai The Handbook of Occultism, maka Yu-Gi-Oh! ini tidak berlebihan jika disebut sebagai The Dictionary Card of Occult, Kamus Okultisme berbentuk kartu.

Selain itu, kami juga akan memaparkan pada Anda tentang fakta betapa identiknya tradisi kuno Yahudi (Tradisi Mesir Kuno) dengan tradisi bangsa Jepang (Shintoisme), sebuah negeri di mana Yu-Gi-Oh! dilahirkan. Hal ini telah membuat sejumlah pakar sejarah, termasuk pakar sejarah Jepang sendiri, yang meyakini jika bangsa Jepang sesungguhnya berasal dari salah satu suku Bani Israel.


More about → Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal (1)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (6-Habis)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT



Apa yang disebut sebagai Freemasonry memiliki akar sejarah yang panjang. Pada awal mula, kaum Mason adalah sebutan bagi para tukang batu, para pekerja keras, yang hidup di Skotlandia sebelum abad ke-14 Masehi. Mereka terdiri dari para ahli bangunan, tukang ukur, dan sebagainya. Kaum Mason mengalami perubahan besar setelah dimasuki dan kemudian dikuasai para pelarian Ksatria Templar yang kemudian mengubah namanya menjadi Freemason.

Kisahnya bermula dari kekalahan Ksatria Templar dalam Palahan Hattin melawan pasukan kaum Muslimin yang dipimpin Shalahudin Al-Ayyubi. Ordo militer elit pasukan salib ini berhasil ditaklukkan dan Yerusalem pun akhirnya berhasil dibebaskan Shalahudin. Ini terjadi pada akhir abad ke-12 Masehi. Dari Yerusalem, Templar berkumpul di Perancis. Karena sikapnya yang tidak disukai banyak bangsawan Eropa dan juga Gereja, Templar akhirnya dibasmi dari seluruh Eropa lewat penyerangan gabungan pasukan Perancis yang dipimpin King Philip Le Bel dan pasukan Gereja pimpinan Paus Clement V. Serangan ini diawali tepat pada tanggal 13 Oktober 1307.

More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (6-Habis)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (5)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 


European Union (EU) atau Uni Eropa merupakan serikat antar-pemerintahan yang beranggotakan negara-negara Eropa yang berdiri di atas landasan Perjanjian Eropa (Maastrich Agreement) di tahun 1992, dan baru diresmikan tepat pada 1 Januari 2007. EU kini telah memiliki 27 negara anggota yang bisa saja di masa depan bertambah. Beberapa institusi penting mereka adalah  Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa, Dewan Eropa, Mahkamah Eropa, dan Bank Sentral Eropa. Bahkan terdapat pula Parlemen Eropa yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh warga negara anggota.

EU merupakan lembaga yang mirip dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, namun membatasi diri dalam ruang lingkup kepentingan Eropa saja walau untuk itu dampaknya juga bersifat global.

Tak dipungkiri, Uni Eropa merupakan salah satu pencapaian dari apa yang disebut sebagai Pemerintahan Satu Dunia (The New World Order), di mana batas-batas geografis negara hanya menjadi semacam formalitas, dan yang berkuasa menghegemoni dunia hanya satu pihak. Bukankah sekarang kita mengenal istilah Adi Daya? Negara Super Power Tunggal? Ini adalah The New World Order. Fukuyama menyebutnya The Borderless World. Dunia tanpa batas. Dan kita sering mengatakannya “Globalisasi”.

Ada yang menarik dari lembaga supra-nasional ini dilihat dari bentuk arsitektural Markas Besarnya yang terletak di Brussels, Belgia. Bentuknya secara tegas mengambil rupa Menara Babel yang kisahnya lekat dengan keangkuhan Raja Nimrod, raja dari kerajaan pertama setelah terjadinya tragedi besar air bah di zaman Nuh a.s.

More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (5)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (4)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Rabu, 04 Mei 2011



Ini sama sekali tidak terkait dengan apa yang dinamakan Triskadekaiphobia atau “Ketakutan yang tak beralasan terhadap angka 13”. Dalam kepercayaan Talmudian, yang bersumber pada ajaran Kabbalah yang merupakan campuran antara ilmu perbintangan, ilmu sihir zaman Firaun dan Raja Nimrodz, dan paganisme lainnya, angka 13 menempati kedudukan yang terhormat, dianggap sebagai angka mulia dan suci. Kaum Yahudi sebagai kaum Talmudian mempercayai ini sejak lama dan terus dipelihara dari generasi ke generasi sampai sekarang.

Kaum Kabbalis selalu menyisipkan angka suci mereka ini ke dalam berbagai karyanya. Antara lain bisa dilihat pada jumlah kartu remi (As, angka 2 sampai 10, Jack, Queen, dan King), jumlah kartu tarot, Yesus dengan ke-12 muridnya, Puteri Salju dengan 12 Kurcaci, Matahari yang dikelilingi 12 Zodiak atau rasi bintang, jumlah susunan batu di dalam piramida Illuminati seperti yang tertera di dalam lembaran uang kertas One Dollar, berbagai bagian dari burung elang simbol negara Amerika, simbol berbagai perusahaan yang berafiliasi dengan mereka (salah satunya simbol perusahaan makan cepat saji paling tersohor dunia), dan lain sebagainya.

Dalam arsitektur bangunan yang mereka buat, kaum Kabbalis ini menyisipkan angka 13 ke dalam bagian demi bagiannya, bisa berupa ukiran, pahatan, jumlah anak tangga, luas tanah, tinggi pintu utama atau tinggi pilar bangunan, jumlah batu pada dinding atau pintu utama, dan lain sebagainya.

Kenyataan ini bisa dengan sangat mudah kita jumpai di dalam arsitektur Stadhuis atau yang sekarang lebih populer dengan sebutan Gedung Museum Fatahillah yang terletak di Kawasan Jakarta Kota. Gedung pusat pemerintahan Batavia yang dibangun para Mason ini mengandung banyak angka 13 yang diselipkan ke dalam susunan “batu Istana Dam” yang ditanam di pelataran depan bagian kanan tangga utama dan diberi bingkai alumunium (ada 13 susunan dari atas ke bawah), lalu ada 13 batu yang disusun melengkung di atas gerbang utama gedung ini di mana sebuah batu kunci (Key Stone) menjadi pusatnya, kemudian di tengah Key Stone tersebut ada sebuah pahatan bunga mawar (Rosicrusian, sebuah persaudaraan Kabbalis juga) di mana kelopak dan bagian tengah bunga juga berjumlah 13, lalu jumlah batangan kayu yang menyangga bagian atas pintu gerbang utama juga ada 13 buah, dan yang menarik adalah luas keseluruhan areal Stadhuis yang ternyata juga 13.000 meter persegi. Terlalu naif bila hal ini dianggap sebagai sebuah kebetulan belaka.
More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (4)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (3)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT



Adolf Heuken, SJ, merupakan seorang peneliti Jerman yang sangat intens meneliti manuskrip-manuskrip kuno tentang Batavia. Sejumlah hasil penelitiannya sudah dibukukan. Salah satunya tentang Menteng. Dalam buku “Menteng, ‘Kota Taman’ Pertama di Indonesia” (bersama Grace Pamungkas ST, 2001, hal.72-73), Heuken menyatakan jika Gedung Vrijmetselarij (Freemasonry) di pusat Menteng masih menyimpan misteri hingga saat ini.

More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (3)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (2)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT



Bentuk Pentagon (a.k.a Pentagram Baphomet) yang diadopsi oleh struktur bangunan markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat dan juga oleh bangunan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang, merupakan contoh kecil adanya rekayasa penyusupan The Satanic Symbol di dalam gedung-gedung modern.

Istilah “penyusupan” sesungguhnya tidak tepat karena upaya tersebut dilakukan dengan sadar, direncanakan, dan terang-terangan. Adalah mustahil jika ada yang mengatakan hal itu hanya kebetulan belaka.

Hal-hal yang serupa juga terjadi pada banyak bangunan lain di seluruh dunia, juga pada struktur atau desain sebuah kota, jalan raya, persimpangan, dan sebagainya. Tidak saja desain Washington DC yang sudah diketahui banyak orang memiliki banyak struktur Kabbalis, namun juga Jakarta.

Dua struktur Kabbalis di dalam arsitektur kota Jakarta yang sampai hari ini bisa kita lihat ada di pusat wilayah elit Menteng, di seputaran Taman Suropati, dan yang kedua adalah Bundaran Hotel Indonesia yang juga merupakan salah satu gerbang wilayah Menteng.
More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (2)

Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (1)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT


Alhamdulillah saya bisa nge-post postingan baru lagi (tapi tetap CoPas hihihi)
langsung aja cekdisout ^_^


 
Tokoh tertinggi Freemasonry dari Lodge of London sebelum menandatangani dekrasi kemerdekaan Amerika pada tahun 1776, George Washington, pernah berkata, “Cara terbaik menyembunyikan rahasia adalah dengan meletakkannya di tempat umum…” Apa yang dikatakan Bapak Kemerdekaan Amerika ini memang benar. Mungkin juga dia terinspirasi dari pandangan ahli strategi perang asal Cina, Sun Tzu, yang berucap, “Persembunyian yang paling aman adalah di tempat yang paling terang.”
Ya, sesuatu yang paling tak terduga pihak lawan adalah cara yang paling lazim dilakukan orang untuk mencari aman dan akhirnya menang. Itu pula yang mengilhami Hitler yang kemudian menyusun konsep Blitzkrieg atau serangan dadakan yang nyaris menaklukkan seluruh Eropa. Atau yang dilakukan pesilat dengan jurus-jurus kembangannya.

Memahami hal ini dan menghubungkannya dengan fenomena tersembunyi yang banyak terdapat di berbagai gedung dan area publik, setidaknya menarik untuk dikaji. Apalagi hal ini terkait dengan penggunaan simbol-simbol. Profesor Robert Langdon, karakter utama Dan Brown dalam “The Da Vinci Code” berkata, “Simbol adalah bahasa universal, dan simbol adalah bahasa rahasia yang sudah berumur sangat tua...”

Nah, lantas mengapa Markas Besar Uni Eropa dibuat mirip dengan simbol Menara Babel? Mengapa markas besar angkatan bersenjata Amerika dibuat mengikut simbol Pentagon? Dan mengapa pula Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang pun ikut-ikutan berbentuk Pentagon? Ini adalah sedikit dari apa yang akan kita bahas.
More about → Rahasia Simbol dalam Bangunan Publik (1)

Sisi Gelap Harry Potter (tamat)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Sabtu, 27 November 2010


Serial pertama Harry Potter, The Philosopher Stone’s (dalam versi yang terbit di Amerika diubah menjadi The Sorcerer Stone’s), mendulang sukses yang luar biasa. Jutaan anak-anak langsung terpikat dengan dunia sihir Harry Potter yang dianggap ajaib. Anak-anak tentu cepat takjub dengan hal-hal yang bisa dengan seketika seperti halnya “magic”. Namun tanpa disadari, jutaan anak-anak lewat novel tersebut menjadi begitu dekat dengan dunia sihir yang sebenarnya dalam pandangan agama apa pun dianggap mewakili “Kuasa Kegelapan” atau “Ajaran Iblis”. Tidak ada sihir putih atau sihir hitam, seperti yang JK. Rowling tulis dan katakan dalam berbagai wawancaranya.

Serial pertama dengan cepat disusul oleh serial-serial berikutnya hingga yang terakhir, Harry Potter and The Deathly Gallows. Berikut adalah serial Harry Potter lengkapnya:
More about → Sisi Gelap Harry Potter (tamat)

Sisi Gelap Harry Potter (5)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 
Sekarang, kita akan mengulas satu demi satu simbol, benda, istilah, dan segala hal yang terkait dengan sihir. Tentu tidak semuanya karena hal itu teramat banyak terdapat di dalam buku maupun film pertamanya. Beberapa di antaranya adalah:

More about → Sisi Gelap Harry Potter (5)

Sisi Gelap Harry Potter (4)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 

Tidak salah jika banyak orang menganggap serial pertama Harry Potter sebagai sejenis buku pengantar ke dalam dunia sihir. Dalam serial pertamanya, Harry kecil, anak seorang Muggle (kaum yang tidak suka pada sihir), diperkenalkan dengan dunia sihir. Hal itu mengubahnya menjadi seorang anak yang sangat gandrung dengan sihir. Hal yang sama, mungkin tanpa disadari, juga dialami jutaan anak kecil yang membaca dan melihat film pertamanya. Jutaan anak-anak di dunia yang tadinya awam dengan dunia sihir, bisa diubah seratus delapan puluh derajat. Apa yang dialami Harry Potter, juga dialami jutaan anak-anak tersebut.
J.K. Rowling sangat paham jika nama-nama karakter di dalam novel (juga di dalam film) sangat besar pengaruhnya bagi orang yang membaca atau memirsanya. Sebagai seorang yang telah mendalami sihir dan okultisme di Exeter University, Rowling tidak sembarangan mencomot nama bagai karakter-karakternya. Semua nama karakternya memiliki simbolisme atau keterkaitan dengan nama-nama atau istilah okultisme. Inilah beberapa di antaranya:  

More about → Sisi Gelap Harry Potter (4)

Sisi Gelap Harry Potter (3)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

Selama kuliah di Universitas Exeter-Inggris, JK. Rowling juga mendalami okultisme dan ritual-ritual sihir secara resmi. Ini dikatakan Mastrisciana.


Dalam video berjudul “Harry Potter: Witchcraft Repackaged video” yang banyak disertakan dalam diskusi para pendidik dan gereja di Amerika dan juga Inggris, salah seorang narasumber bernama Mastrisciana menyatakan jika JK. Rowling selama di Universitas Exeter tidak hanya mempelajari bahasa Perancis, namun juga mendalami okultisme di sana.” (Martha Kleder for Concerned Women for America-WMA, “Harry Potter: Seduction of the Occult”, Dec 2001).

Apa yang dikatakan Mastrisciana memang sangat beralasan karena Universitas Exeter secara resmi mengajarkan okultisme dan paganisme dengan segala pernak-perniknya kepada para mahasiswanya. Universitas Exeter memiliki jurusan tersendiri untuk pendidikan okultisme, yang terdapat dalam spesifikasi program “Western Esotericism” di bawah HuSS (School of Humanities and Social Sciences).
Program bergelar Master of Arts Western Esotericism (MA-Western Esotericism) ini mempunyai modul-modul pembelajaran, antara lain:
More about → Sisi Gelap Harry Potter (3)

Sisi Gelap Harry Potter (2)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT on Rabu, 24 November 2010

 

Wawasan JK. Rowling yang begitu dalam mengenai ritual dan simbol pagan-okultisme diyakini berasal dari dua latar belakang kehidupannya: Pertama, dari sejarah masa lalu kota Edinburgh di mana JK. Rowling menggarap novel Harry Potter pertamanya, dan kedua, dari Universitas Exeter yang memang dikenal sebagai lembaga pendidikan yang sarat dengan pengajaran okultisme. Inilah penjabarannya :

Edinburgh
Kota Edinburgh berada di Teluk Fort yang berhadapan langsung dengan Laut Utara. Ia berada di Barat Skotlandia, berbatasan dengan kota Berwick on Tweed di Utara Great Britain. Sebelah timur Edinburgh berdiri kota Glasgow yang juga berada di dataran rendah.
Sejarah dunia mengenal kota kelahiran Harry Potter, Edinburgh, sebagai tempat pelarian utama para Ksatria Templar ketika Paus Clement V dan Raja Philip le Bel dari Perancis menumpasnya dari daratan Eropa di tahun 1307.

Kala itu, Skotlandia merupakan satu-satunya wilayah di Eropa yang bebas dari pengaruh Vatikan karena tengah diekskomunikasikan. Para Templar diterima dengan tangan terbuka oleh Raja Skotlandia, Robert de Bruce, dan mereka akhirnya menguasai serikat tukang batu bernama Mason yang kemudian dari nama ini para Templar mendirikan organisasi rahasia mereka yang baru: Freemasonry.

More about → Sisi Gelap Harry Potter (2)

Sisi Gelap Harry Potter (1)

DiCopas oleh RIZAL HIDAYAT

 

Dalam suatu acara di Bogor dua pekan lalu, beberapa orang ibu meminta agar rubrik ini tidak melulu menyorot “persoalan orang dewasa” seperti politik dan sebagainya. Mereka minta agar “persoalan anak-anak” juga dikupas, khususnya bahaya fenomena Harry Potter dilihat dari akidah Islam. “Persoalan akidah sekecil apa pun bukan masalah yang bisa dianggap remeh kan, apalagi ini menyangkut jutaan anak-anak yang tersihir Harry Potter!” ujar mereka. Benar juga.

Saya sendiri jauh-jauh hari yakin jika Harry Potter bukan sekadar ceritera anak-anak biasa, namun lebih tepat sebagai “Handbook of Magic and Occult”. Apa yang “diajarkan” sekolah Hogwarts banyak persamaan dengan naskah ritual pemanggilan Dewi Iblis Lilith, isteri Lucifer dan ibu dari Baphomet, yang saya miliki. Belum lagi berbagai simbolnya dan karakternya.

Saya berusaha mengembalikan memori atas sejumlah novelnya yang telah dibaca, dan juga meneliti ke-enam filmnya secara berulang-ulang. Hasilnya, “Ini memang bukan sekadar novel!”. Para pendidik di Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah negara dunia, termasuk sejumlah pemuka Gerejanya, bahkan melarang anak-anak didiknya membaca atau pun menonton filmnya. Jika non-Muslim saja demikian, apalagi bagi seorang Muslim. Nah, di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini, kami akan paparkan sisi gelap Harry Potter yang insya Allah akan menambah wawasan kita semua. Semoga menjadikan kita semua lebih aware terhadap hal-hal yang kelihatan sepele, namun sesungguhnya amat berbahaya dari sisi akidah. Selamat menyimak.

***
More about → Sisi Gelap Harry Potter (1)